advertisement

Tidak Ada Wadah, Apalagi Peluang buat Striker Bali United Membuktikan Ketajamannya ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Wednesday, December 1st, 2021 - Berita bola
advertisement

Abcconline.net – Tidak ada wadah, apalagi peluang buat Ilija Spasojevic membuktikan ketajamannya ke Timnas Indonesia. Padahal, ia sudah menjajal membuktikan kualitasnya. Kalau soal gaya dan umur yang menjadi masalah, sang bomber bisa meresponsnya dengan statusnya saat ini.

Shin Tae-yong masih bergeming terhadap pemain Bali United ini. Sang pelatih tetap kekeuh tidak memasukkan nama sang striker ke dalam timnya untuk Piala AFF 2020.

“Hanya coach Shin Tae-yong yang bisa memberikan pernyataan terkait tidak dipanggilnya Spaso ke Timnas Indonesia,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto mengenai nihilnya nama Spaso, Rabu (01/12/2021).

Sebagai seorang pesepakbola, pemanggilan ke timnas adalah sebuah pengakuan sekaligus kebanggaan. Sejak awal, tujuan pilar berusia 34 tahun ini berpindah kewarganegaraan adalah demi memperkuat Timnas Indonesia.

Sudah tujuh bulan dari kali terakhir punggawa kelahiran Montenegro ini dipanggil ke Skuad Garuda. Dia melewatkan beberapa peluang tampil untuk Timnas Indonesia, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia pada Juni 2021 sampai Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Oktober 2021.

Pemain berpostur tinggi 187cm ini sudah membuktikan bahwa dirinya masih amat produktif. Dia membukukan diri sebagai punggawa paling subur sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan 12 brace.

Bomber bernomor punggung 9 di Bali United itu unggul dua gol dari pesaing paling dekatnya, Youssef Ezzejjari.

Pendapatan brace eks pemain Bhayangkara FC itu bahkan masih beda jauh dari akumulasi gol empat penyerang Skuad Garuda yang dipercaya pelatih asal Korea Selatan ini ke Piala AFF.

Kushedya Yudo, Ezra Walian, Dedik Setiawan, dan Hanis Saghara total melesakkan lima gol dari 31 duel di ajang kasta tertinggi Indonesia.

Sementara mantan pilar Melaka United itu cuma memerlukan 14 performa untuk membikin 12 brace. Teraktual, sang penyerang menciptakan gol kepada kemenangan telak 5-0 Bali United atas Persiraja Banda Aceh pada Selasa (30/11/2021).

Kontribusi eks pemain Persib Bandung itu pula membikin Serdadu Tridatu bisa memanaskan persaingan papan atas. Meski berada di posisi keempat, Bali United cuma tercecer dua poin dari Bhayangkara FC selaku pemimpin klasemen sementara.

Juru racik Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra Teco menganggap bahwa keberadaan mantan striker Mitra Kukar itu seharusnya dapat berguna bagi Skuad Garuda.

“Spaso adalah pemain yang sudah benar-benar paham dengan sepak bola Indonesia. Saya pikir dia selalu profesional dan bekerja keras di latihan,” kata Teco.

“Dia sudah bermain beberapa tahun di Indonesia. Dia pasti bisa membantu Timnas Indonesia,” jelas arsitek pengoleksi dua gelar Liga 1 tersebut.

Sedari awal, eks penyerang PSM Makassar itu memang tidak memiliki tempat di Skuad Garuda sejak dicoret pada Mei 2021. Sang pemain tidak cocok dengan skema Shin Tae-yong.

Nahkoda berusia 52 tahun ini lebih menggemari striker dengan karakteristik yang lebih mobile, berbeda Ilija Spasojevic yang cenderung bertipe target man.

Selain itu, Shin Tae-yong merasa umur pilar Bali United ini yang sudah mencapai 34 tahun sangat tua untuk Skuad Garuda.

“Memang, Spaso sempat saya panggil untuk beberapa kali pemusatan latihan Timnas Indonesia. Saat ini, performanya di BRI Liga 1 cukup baik,” kata Shin Tae-yong pada awal Oktober 2021.

“Dia juga menjadi top scorer sementara BRI Liga 1. Namun, pergerakan yang saya inginkan dengan gaya permainan dia itu berbeda. Dia juga sudah berumur.

“Namun, saya tetap mengakui kemampuan Spaso,” tutur pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Kiper

1. M. Riyandi, Barito Putera

2. Nadeo Argawinata, Bali United

3. Ernando Ari, Persebaya Surabaya

4. Syahrul Fadillah, Persikabo 1973

Bek

5. Fachrudin Aryanto, Madura United

6. Victor Igbonefo, Persib bandung

7. Ryuji Utomo, Penang FC

8. Alfeandra Dewangga, PSIS Semarang

9. Elkan Baggott, Ipswich Town

10. Pratama Arhan, PSIS Semarang

11. Edo Febriansyah, Persita Tangerang

12. Rizky Ridho, Persebaya Surabaya

13. Rizky Dwi, Arema FC

14. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners

15. Marckho Sandi, Borneo FC

Gelandang

16. Evan Dimas, Bhayangkara FC

17. Kadek Agung, Bali United

18. Rachmat Irianto, Persebaya Surabaya

19. Ahmad Agung, Persik Kediri

20. Ricky Kambuaya, Persebaya Surabaya

21. Syahrian Abimanyu, Johor Darul Ta’zim

22. Irfan Jaya, PSS Sleman

23. Ramai Rumakiek, Persipura Jayapura

24. Witan Sulaeman, Lechia Gdanks

25. Egy Maulana Vikri, FK Senica

26. Yabes Roni, Bali United

Penyerang

27. Kushedya Hari Yudo, Arema FC

28. Dedik Setiawan, Arema FC

29. Hanis Saghara, Persikabo 1973

30. Ezra Walian, Persib Bandung

advertisement
Tidak Ada Wadah, Apalagi Peluang buat Striker Bali United Membuktikan Ketajamannya ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 | admin | 4.5